5 Tips Merancang Desain Brosur Makanan Ringan Unik

5 Tips Merancang Desain Brosur Makanan Ringan UnikMunculnya produk baru makanan ringan karena jenis makanan ini yang paling sering dibeli konsumen. Produk baru harus dipromosikan agar mendapat perhatian dari masyarakat luas. Media yang membantu mempromosikannya dapat berupa brosur yang berisi jenis, harga, dan lainnya. Agar brosur makanan ringan menarik bagi konsumen, berikut tips dalam merancang desain brosur makanan ringan yang unik!

  • Mempelajari Sasaran Pasar Produk yang Dibuat

Brosur yang dibuat dengan mengetahui sasaran pasar membuat tujuannya lebih efektif. Hal ini berpengaruh pada permintaan pelanggan terhadap produk yang dipromosikan serta desain yang akan dirancang. Target makanan ringan untuk anak muda dibuat sesuai zamannya anak muda yang kekinian. Jika sasarannya menyeluruh, maka desain universal.

Desain brosur yang menarik dan tepat sasaran, terlebih jika sasarannya anak muda akan membuat mereka berbondong-bondong megikuti trend. Anak muda yang akrab dengan media sosial membuat produk yang Anda buat akan dipromosikan secara tidak sadar oleh mereka. Hal ini akan terjadi jika desain makanan ringan yang dibuat tepat sasaran serta unik.

  • Memilih Judul Menarik

Hal pertama yang akan dilihat dari brosur makanan ringan adalah judulnya. Usahakan judul yang dibuat semenarik mungkin dan mudah diingat oleh konsumen. Judul yang dibuat mampu menjawab sasaran produk Anda di pasaran. Misalkan konsumen yang jenuh dengan makanan keripik kentang pedas Anda bisa mengganti asam pedas manis.

Judul sangat berpengaruh pada keberhasilan promosi Anda. judul yang dibuat jangan terlalu panjang dan juga jangan terlalu pendek. Konsumen biasanya akan mengingat judul yang unik. Judul yang unik dan mampu menjawab solusi dari sasaran pasar Anda, akan membuat desain brosur makanan ringan yang Anda buat menjadi sering diperbincangkan konsumen.

  • Menambahkan Gambar Makanan Utama

Brosur makanan ringan tentunya disertai gambar yang mendukung yaitu makanan utamanya. Foto yang digunakan harus menarik konsumen, serta menggugah selera makan. Gambar makanan yang menarik dan menggugah selera akan membuat konsumen seakan dapat merasakan makanannya meski belum pernah mencoba.

Meskipun gambar yang digunakan menarik, namun perlu diperhatikan bahwa gambar yang dipasang harus mempresentasikan makanan yang dipromosikan. Misalkan gambar terlihat potongan kentang yang tipis dan terlihat renyah, namun tidak sesuai dengan aslinya. Agar lebih aman, gunakan gambar asli dari produk yang akan dipasarkan.

  •  Memilih Warna Penggugah Selera

Sebagian besar orang saat melihat warna merah pada kemasan makanan pedas langsung merasa ingin makan makanan tersebut. hal ini juga berpengaruh pada makanan ringan. Gunakan warna-warna penggugah selera yang biasa mewarnai makanan. Warna-warna tersebut seperti merah, jingga, hijau, cokelat dan tetap disesuaikan dengan warna brand.

  • Informatif, Singkat dan Jelas

Desain brosur yang dibuat harus memuat informasi yang jelas dan singkat serta fokus pada makanan yang dibahas. Selain itu juga harus memastikan bahwa brosur yang didesain telah memuat semua informasi yang dibutuhkan konsumen terkait makanan yang dipromosikan. Brosur singkat membuat konsumen tertarik untuk membacanya.

Pihakkan Anda sebagai seorang konsumen yang ingin membeli produk makanan ringan, kemudian mencari informasinya di brosur. Hal ini akan membantu Anda dalam memberikan informasi brosur secara lengkap. Tambahkan manfaat dan keuntungan dari produk yang Anda promosikan. Manfaat ini akan menarik konsumen untuk membelinya.

Beberapa tips dalam merancang desain brosur makanan ringan yang unik telah disajikan. Lihat selengkapnya di  https://fastwork.id untuk melihat artikel yang terkait. Selain yang telah disebutkan, ada banyak hal yang harus dipelajari dalam mendesain brosur makanan seperti layout yang dibuat simple namun tetap menarik konsumen untuk membacanya.